my oxygen

Senin kemaren bisa dibilang hari kekurangan oksigen. Oksigen dalam arti sebenernya. Ya, oksigen buat napas itu. mengapa bisa demikian?

Karena pendingin ruangan alias ac di ruangan kantor lagi mati. Karena mati, ruangan jadi pengap, bikin engep, sampe kepala pusing. bencinya lagi, ruanganku penuh dengan sampel-sampel beraroma ayam, sapi, bawang, nasi goreng, sayur asem, dll. *sebenernya ini kantor apa restoran??*

ya begitulah, yang namanya pusing, hampir semaput garagara kekurangan oksigen, ya kemaren itu. Memang siy, sorenya ac-nya dah bener..tapi itu telat! percuma. Udah munek-munek, kliyengan, 2 jam lagi aku di ruangan iso semaput. Alhasil dah gak konsen kerja. Jalanpun udah kliyengan. Mungkin terdengar berleb, tapi serius, emang pusing, mual, kayak mabok darat laut udara gitu deh.

Hidup tanpa oksigen? Ya bukan hidup namanya,
Hidup kekurangan oksigen? Tak bisa menikmati hidup namanya,
Hidup dengan cukup oksigen? Hidup normal namanya,
Hidup dengan oksigen berlebih? Bernafaslah dengan bebas karena hidup itu milikmu 🙂

Oxygen. A thing we can not live without. So, what’s ur ‘oxygen’?