Dimulai dari Jogja

Ini memang bukan posting awal tahun, tapi posting pertama saya di bulan Januari 2009 :D. Hanya ingin berbagi bahwa awal tahun ini terasa sangat istimewa, karena saya mengunjungi kembali ‘rumah’ kedua saya, Jogja. Iya, saya sudah rindu sekali dengan Jogja. Walaupun saya tidak memiliki rumah dalam arti sebenarnya di sini, saya merasa berada di rumah sendiri karena terlalu banyak kenangan manis yang selalu membuat saya merindukan kota nan nyaman itu.

Rasanya baru kemarin saya meninggalkan Jogja, tepatnya 1 September 2007 setelah menghabiskan 5 tahun masa studi yang penuh kenangan di sana. Rasanya campur aduk, berat meninggalkan jogja dan sekaligus rindu keluarga di Jakarta. Selain itu, tuntutan untuk segera mencari sumber penghidupan bagi diri sendiri juga menuntut untuk segera kembali ke rumah.

Malam tahun baru,saat dimana sebagian besar teman-teman sedang berkumpul bersenang-senang, gojek kere, guyon goblok, saya duduk manis di rumah, kelon sama mama dan yang pasti tidur lebih awal karena besok mesti berangkat pagi. Dan sudah bisa ditebak, saya kesiangan *doh* 😆 Tapi gak ketinggalan pesawat kok 😛

Pukul 11.30 saya tiba di Jogja, dijemput oleh seseorang yang menjadi alasan saya ke Jogja :D. Senang? jelas doong.. Ada rasa haru saat saya kembali menyusuri jalanan yang biasa saya lewati sejak kuliah dulu. Untuk melengkapi kenangan itu, bertemu dengan teman kampus menjadi salah satu pilihan mengobati kerinduan 🙂

Senangnya lagi, saya berkesempatan untuk kopdar dengan jelata CA pada Jumat malamnya di rumah herman atas ajakan dan jemputan dari antok :D. Di sana saya bertemu kembali dengan gage, nico, leksa, tika, dr tito, dan pertama kali bertemu dengan ekowanz, pangsit, choro, n mbak memeth yang cantik ituuh 🙂 Judulnya kopdar pempek karena kebetulan utet nan cantik itu baru kembali dari Lampung dengan membawa oleh-oleh pempek! *nyam nyam* Rencananya akan lanjut Jumintenan, namun sejak siang harinya, cuaca Jogja kurang bersahabat. Hujan turun terus menerus sampai malam tiba. Awet banget deh ujannya. Pempek telah habis dilahap dalam beberapa menit saja, maklum lah, ndak bisa liat makanan nganggur 😆 selain itu, ya laper. 😆 Oia, abis itu kita lanjut karaokean di Happy Puppy, sedihnya aku ndak bisa ikut sampe selesei..huhuu… Maap ya teman-teman, besok-besok lagi yaa.. 😛

jogjaa12

Hmm…tahun baru, resolusi, harapan, apa lagi? Saya sendiri berharap kalau tahun ini bisa lebih bermanfaat bagi orang banyak, bisa memberikan lebih banyak dari pada tahun sebelumnya, kepada siapa? tentu saja untuk orang-orang yang saya sayangi, serta lingkungan saya. Tidak muluk-muluk, lingkungan di mana saya biasa berada saja. Merupakan kebahagian terbesar bisa melihat orang lain tersenyum dan merasa nyaman dengan keberadaan kita. 🙂

Kunjungan saya ke Jogja di awal tahun ini diharapkan bisa menyuntikkan semangat baru untuk saya pribadi. Kenapa? Semoga dengan awal yang menyenangkan ini, menjadikan sepanjang tahun saya menyenangkan juga :).

Advertisements

12 thoughts on “Dimulai dari Jogja

  1. @didut: ayo ke jakarta lagih! 😀
    @funkshit: gyahahaha..lha emang..keliatan tho? 😛
    @choro: kamu lucu bangett..rame..hihihi..iya, mdh2an bs ktm lagi yaah *hugs*

  2. jogja jogja, kayaknya sekarang udah ndak gitu berhati nyaman ya mbak. terakhir kali ke jogja dimana-mana macet, terlalu banyak mall, jalan kaki nggak nyaman juga. 😦

    *sedih liat jogja*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s