Tour Ke Semarang

Semarang sebetulnya bukan kota yang asing buat saya, maklum (alm) kakek nenek saya bertempat tinggal di Demak, Bude saya di Purwodadi, dan tante saya di Semarang. Jadi saya sering ngider-ngider ke daerah situ walaupun belum tentu setaun sekali :D. Nah, hari Jumat (12/06) kemarin, saya berkesampatan mengunjungi kota yang terkenal dengan loenpianya itu dalam rangka menghadiri pernikahan Β Fany dan Yudis. Selain itu, tentu saja tidak lupa untuk mengunjungi tante saya yang sudah lama sekali ndak ketemu.

Jalan-jalan kali ini seru banget! Gimana ga seru, kita berangkat rame-rame dari Jakarta. Anggota rombongan sirkusnya antara lain saya sendiri, chika, niken, Mamski, Ichanx, ina, mba Chic, vio, dan Joey. Kebayang kan ramenya?! :lol:. Saya dateng ke bandara berdua dengan niken, karena brangkat dari titik yang sama, sementara rombongan lainnya dateng belakangan. Dateng belakangannya ini bener-bener sangat terbelakang *halah*. Rasanya pengen gigit-gigit sendal karena nungguin mereka ga dateng-dateng padahal cek in dah mau ditutup :lol:. Akhirnya saya dan niken cek in duluan, karena mikirnya, biar ga semua ktinggalan pesawat! wakakakak… Tapi ujung-ujungnya tetep bareng sih cek innya πŸ˜† wokeh, Semaraaang! here we come!

Seneng banget, setibanya di Semarang, kita dijemput oleh kedua mempelai, dan langsung menuju penginapan. Yang namanya penganten baru, senyum pun tak pernah lepas dari wajah mereka :D. Saya mengetahui perjalanan cinta mereka lewat blog-blog loh..hihihi…karena waktu itu memang belum kenal sama fany. Pertama ketemu fany kalo ga salah di PB08 bukan ya? *mendadak amnesia*. Kalo Yudis, udah pernah ketemu duluan, waktu pertama kali kopdar dulu itu. Kesan pertama waktu ketemu mereka berdua kayanya sama dengan teman-teman lain, yaitu sama-sama ‘keliatan’ pendiam :lol:. Ahh..saya ikut berbahagia melihat kalian. Semoga langgeng sampe kakek nenek yah.. πŸ™‚
Tiba di penginapan, beres-beres sebentar, kita langsung cabut lagi buat sekedar mengisi perut. Sampailah kita di Simpang Lima, mampir di lesehan nasi liwet dan nasi pecel. Di sana kita ketemuan dengan temen-temen dari Loenpia.net. Setelah puas bercengkerama, kita segera kembali ke penginapan karena musti fresh dan cantik buat tampil di resepsi besok. πŸ˜†

Sudah bisa diperkirakan kalo acara resepsinya rame banget, apalagi ditambah dengan kehadiran teman-teman blogger dari berbagai daerah yang menyempatkan diri untuk hadir. Selain rombongan Jakarta, ada juga rombongan Cah Andong dari Jogja, serta dari Semarang sendiri yang jumlahnya tentu saja gak sedikit. Bisa dilihat kan dari foto di bawah ini? πŸ˜€

fanyyudiswedding1edit

Fany and Yudis' Wedding

Jauh-jauh ke Semarang, rugi banget kalau gak jalan-jalan. Malam hari setelah resepsi, kita dipandu dan diantar oleh Mizan dan Didut muter-muter Semarang. Polder di depan stasiun Tawang, Kota Lama, Toko Oen, Pondok Daun, adalah beberapa tempat yang sempat kita sambangi.

Polder

Jalan-jalan ke Polder

withloenpia

Kopdar With Loenpia

Hari Minggunya, Saya berencana jalan-jalan dengan tante yang memang tinggal di Semarang beserta keluarganya. Jadi, sementara ini saya berpisah dulu dengan teman-teman yang lain. Berangkat jam 08.30, tujuan pertama langsung menuju ke tempat oleh-oleh di jalan Pandanaran, mumpung masih pagi, dan masih sepi :D. Ya tapi gak sepi-sepi amat sih, masih gak terlalu rame dan bikin pusing sih. Oleh-oleh yang dibeli gak begitu banyak, soalnya sejujurnya capek bawanya kalo berat-berat euy, yang dibeli antara lain: bandeng, wingko, cemilan usus, cemilan ceker, kacang mede, dan cemilan sukun.
Dari tempat oleh-oleh, kita lanjut sarapan soto Pak Darno di Jl. MH.Thamrin Semarang, bukan Jakarta loh. Porsinya sangat seuprit sekali, mangkoknya cuilik, jadi kalo untuk sarapan sih cukup satu mangkok buat yang kapasitas perutnya sedang-sedang saja :D. Yang khas disini adalah sate kerangnya yang nyam-nyam sekali. Menu pelengkapnya antara lain sate telur puyuh, gorengan tempe, tahu, perkedel, sama pangsit. Sayangnya gak ada otak goreng, karena memang di sini khasnya sate kerang, kalau soto kudus, baru ada otak gorengnya :D.
Perjalanan dilanjutkan ke Gedong Songo yang merupakan situs candi-candi berlokasi di Ungaran yang jumlahnya sembilan, sesuai dengan namanya. Sesampainya di sana, kita disambut dengan udara sejuk yang bikin seger banget. Tiket masuknya cukup murah, saya lupa, tapi yang pasti gak sampe 10ribu πŸ˜€ Saya memutuskan untuk berkeliling candi dengan menaiki kuda, bukannya manja atau apa. Tapi karena saya udah lupa caranya naek kuda alias udah lama banget gak naik kuda. Memang untuk melihat ke seluruh candi, jalan yang ditempuh lumayan bikin gempor sih, apalagi jalannya menanjak. Tarif berkuda untuk mengelilingi seluruh candi Rp50.000, perjalanan kira-kira satu jam. Lumayan puas sih πŸ˜€ Selain Candi, di situs ini juga terdapa pemandian air panas. Saya ndak ikutan nyoba sih, karena males turun dari kuda πŸ˜† Turunnya susah euy! Udara yang seger banget selama perjalanan menaiki kuda sukses menghilangkan penat yang tertinggal. Memang itu kan tujuan liburan? menghilangkan penat setelah berkutat dengan kesibukan dan rutinitas di Jakarta.

GedongSongo

Naik kuda keliling Gedong Songo *yaaaay*

Oke, tujuan selanjutnya ke klenteng Sam Poo Kong untuk foto-foto! Setibanya di sana, saya berdecak kagum, soalnya klentengnya keren dan megah banget! Dengan dominasi warna merah di setiap bangunannya, saya berasa memasuki kerajaan di Cina πŸ˜€ Saya tidak bisa memasuki bangunannya karena hanya diperuntukkan untuk orang yang ingin sembahyang. Jadi saya hanya bisa mengambil gambar bangunan dari luar saja tanpa masuk ke dalam tempat sembahyang.

SamPooKong

Klenteng Sam Poo Kong yang megah itu..

Setelah puas jalan-jalan, saya menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah tante saya di daerah dekat bandara. Sekalian leyeh-leyeh sebelum menuju bandara untuk kembali ke Jakarta. Kunjungan ke Semarang kali ini menyenangkan sekali! Teman-teman Kojakers, kapan lagi kita jalan-jalan? πŸ˜€

Advertisements

7 thoughts on “Tour Ke Semarang

  1. aaah iya kemaren pengen mampir ke klenteng itu, cuma pulang dari Gedong Songon sudah pada tepar.. malah lupa…. πŸ˜†

    eh ayo kita kemana lagi yaaaaa….

  2. Gimana rasanya udara di Semarang mbak? Lebih panas mana dengan Jakarta? Lebih asyik mana? πŸ™„ Kalo aku sendiri sih kok nggak bisa ngebayangin kehidupan kota JKT yang superfesbuk itu yah. πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s