Status : Ibu-ibu

Tanggal 1 Maret yang lalu putri kecilku lahir. Alhamdulillah dengan proses kelahiran normal. Awalnya, kelahiran pertama ini daku rencanakan dengan waterbirth. Namun di tengah proses mules-mules dan proses nyemplung di kolam, akhirnya daku memutuskan lahiran di kasur saja. Bagaimana ceritanya? Nanti saja tak ceritakan di postingan yang lain *kalo sempet* 😛

Jadi ya, daku lagi menikmati dan menjalani peran sebagai Ibu muda baru nan cantik dan imut. Rasanya gimana? Campur-campur. Senang dan bahagia? Pasti. Sedih karena mesti ninggalin tiap pagi untuk ngantor? Ya iyalah. Ngantuk karena begadang? Jangan ditanya.

Saat ini daku lagi jadi pejuang ASI. Iya, karena daku yakin ASI yang terbaik untuk Mahira. Kenapa pejuang? Karena mengusahakan ASI ekslusif untuk anakku di saat daku tetap harus bekerja mencari nafkah bukan pekerjaan yang mudah. Dimulai dari proses latihan meminumkan ASI Mahira dengan bantuan sendok, gelas, bahkan botol, 2 minggu sebelum daku masuk kantor. Sampai dengan menyempatkan diri memerah ASI di sela-sela pekerjaan kantor yang menghimpit. Produksi ASIku bisa dibilang tidak terlalu membuncah, namun Alhamdulillah cukup. Postive thinking saja kalau pasti cukup 🙂

Selain daku, mamaku (Granny-nya Mahira) dan mbak pengasuhnya merupakan pejuang ASI yang gak kalah hebatnya. Malah sebenarnya mereka yang berperan paling besar. Proses meminumkan ASI dengan sendok ke Mahira tidak selalu berjalan mulus. Mahira nangis kejer dan rewel udah makanan mereka sehari-hari. Betapa ribetnya nyendokin ASI pakai sendok kecil ke Mahira. Butuh teknik khusus karena Mahira waktu pertama-tama dulu masih belum pinter nelen pake sendok. Namun sekarang sudah banyak kemajuan. Minumnya sudah banyak karena sudah biasa disendokin. Walaupun kadang ya masih manja juga, gak mau sendok, maunya yang asli *ya iyalah*. Oia, kenapa sendok? Ya karena paling gampang menurutku. Bisa langsung dituang/dimasukin ke mulut, walaupun tumpah-tumpah pasti ada yang ditelen.

Sekarang ini Mahira udah 3 bulan 1 minggu umurnya. Menyusui, memeluk, bercengkrama dan menidurkan Mahira setiap hari, menjadikan setiap hari adalah berkah bagiku. Semoga Tuhan selalu melimpahkan karunia padanya. 🙂

Beginilah penampakan Mahira dari pertama lahir sampai sekarang 😀

Searah jarum jam : Umur 1 hari, umur 1 bulan, umur 1 bulan 2 minggu, dan umur 2 bulan.

Lagi kecentilan. Searah jarum jam: Waktu Akikah (1 bulan 2 minggu), Umur 1 bln 3 minggu, Umur 2 bln (abis digundul), Umur 3 bln.

Beginilah penampakannya sekarang ^^

Advertisements