Perubahan itu..

Di dunia ini nggak ada yang abadi. Semua pasti ada saatnya akan berubah. Yang abadi itu hanyalah perubahan itu sendiri.

Jadi, siapkah kamu pada setiap perubahan yang terjadi?

Ya harus siap. Bedanya, secepat apa kita beradaptasi pada perubahan itu.

Ini kok serius banget ya? 😆

Ngomong-ngomong perubahan, sebentar lagi atasanku -a.k.a mbak boss- akan resign, penggantinya belum keliatan tanda-tanda penampakannya. Kalau begitu, semua yang menjadi tanggung jawabnya pasti akan ditake over langsung sama atasannya lagi, Sang Ibu Boss. Tapi kalo kerjaannya sih…kemungkinan jatohnya ke daku lagi daku lagi. Mbak Boss dan Bu Boss ini beda banget lah orangnya. Yang satu aku suka sebel, yang satu lagi aku jarang sebel. Nah beda kan? 😆

Sudah pasti ada yang berubah. Mudah-mudahan daku berubah bisa lebih baik lagi. Kenapa? Well, I don’t know. Sepertinya karakter atasanku itu kuat banget, sampe-sampe aku udah jadi kaya robot, apa-apa patokannya dia. Bergantung pada dia. And actually,  I feel like I’m too afraid to be creative. And that’s really not a good thing 😐 I’ve tried to, tapi daku jadi semacam ‘malas’ karena udah tau ujung-ujungnya akan percuma. Payah banget ya daku 😐 😐

Tidak ada yang perlu disesali sih. Banyak belajar hal baik, namun juga jadi tau hal-hal apa yang sebaiknya nggak dilakukan.  Berita kepindahan beliau mendapat respon senyum yang lebar bahkan over excited dari team di bawahnya, termasuk aku *FYI, team dia totalnya itu ada 6 orang* Nggak di depan orangnya langsung sih. Tapi bener-bener nggak bisa ditutupi kalau kepergiannya itu merupakan sebuah kelegaan. Duh parah ya 😆 Bahkan senior di teamku langsung meng-arrange untuk syukuran makan-makan. Ngawur tenan 😆

Ini jadi pelajaran juga, pengennya sih, kalau aku resign, ada lah orang yang merasa kehilangan, bukan malah bersyukur makan-makan atas kepergian daku. Kesannya kok daku parah banget ntar, nggak bisa membina hubungan baik itu namanya sih. 😆

Ngomong-ngomong, perubahan drastis apa sih yang paling kalian inget? Kalo daku : dari yang dulu sering kopdar, sekarang jadi nggak pernah kopdar. *iki curcol* 😆