Anakku sudah SD!!

Hai Buibu,, Saat ini daku masih dalam masa kehebohan episode Emak-emak menghadapi hari pertama Bocah masuk SD. Well sebenernya Mahira sudah masuk Sekolah SD ini sejak 18 Juli yang lalu. Namun, segala persiapan setiap harinya masih dalam hawa-hawa penyesuaian alias frekwensi Emaknya teriak-teriak masih cukup tinggi. Duh sebenernya ini aib. Kenapa harus diceritain juga ya. Yasudalah πŸ˜†

Sebelum mulai masuk SD, daku sudah dari jauh-jauh hari membarikan afirmasi yang berhubungan sama perubahan dari TK ke SD. Daku yakin sih biasanya Emak-emak pada umumnya juga tanpa sadar melakukan hal ini juga. Beberapa afirmasi yang daku sering sampaikan ke anak Gadis ini antara lain :

  1. Sudah besar yah Nak, sudah jadi kakak SD lho. Bangunnya nanti lebih pagi ya!
  2. Wah pintar ya makannya, iya dong kan besok sudah mau SD ya..
  3. Nanti kalau sudah SD kita nonton Ipadnya hari Sabtu sama Minggu saja ya Nak!
  4. Wah nanti sekolah SD bisa naik school Bus! Seru sekaliiii!
  5. Teman barunya nanti di SD nanti banyak loh Nak! Asik ya? Be good dan berteman dengan semua orang

Itu sih yang beberapa sering daku ucapkan. Dari situ keliatan ya kalo ni Bocah masih suka susah bangun pagi πŸ˜† Lalu kayak naik school bus alias mobil jemputan itu salah satu yang memang daku tekankan kalau nanti udah harus berangkat ke sekolah sendiri, nggak diantar orang tua atau si mbak. Sepele tapi buat Mahira cukup penting karena dulu tiap hari masih suka nggak oke moodnya pagi-pagi, jadi suka merajuk minta diantar sekolah ama Emaknya padahal emaknya udah buru-buru mau berangkat πŸ˜€

Lalu apakah penekanan yang daku sampaikan inii berhasil? Hmmm,,jujur aja sih sebetulnya belum sepenuhnya berhasil, apalagi urusan bangun pagi ini ya ampun. Jam tidur Mahira sudah mulai daku majuin, karena memang dia tidurnya agak malem buat ukuran anak-anak yah, biasa di jam 10-11 malam. Kayanya terbiasa nunggu mama papanya pulang kerja, jadi sampe jam segitu masih ngintilin mama papanya buat maen. Nah kalau sekarang sudah agak maju nih ke jam 9-10 malem. Semoga besok-besok bisa lebih cepet lagi deh, tapi rasanya kok sulit ya. Ya abisan daku pulangnya sering rada maleman juga sih ya *sigh*.

Minggu pertama apa kabar? Alhamdulillah nggak ada drama yang terlalu signifikan alias lebay. Drama urusan bangunin sama nyuruh mandi dan siap-siap sih tetep dipersembahkan oleh Emaknya yang nggak pengen banget anaknya terlambat. Kenapa? Karena daku tau, Mahira nih agak lama ONnya. Jadi kalau datangnya nggak terlambat, masih ada waktu untuk adaptasi di kelasnya, apalagi teman-temannya baru. Daku sampe lebih percaya ama abang Gojek ketimbang stir mobil sendiri buat nganter sekolah karena bisa lebih cepet ketimbang bawa mobil yang perlu parkir. Kebetulan sekolahnya ni nggak terlalu oke lokasi parkirnya danΒ  ada jalan sempitnya yang bikin daku males nyetir buru-buru. Dan suasana jalanan jam-jam nganter anak sekolah mah udah pasti chaos ye. Sutralah, mendingan kita ngojek πŸ˜† Anyway, mobil jemputan baru ada bulan Agustus nanti, jadinya sebelum itu daku masih nganter sendiri, dan pulangnya dijemput mbahKungnya.

Sekarang udah masuk minggu kedua, pembagian kelas sudah fix. Drama episode selanjutnya yaitu ni Bocah protes karena maunya sama teman-temannya yang dulu. Nah langsung lah daku kasi penekanan lagi kalau bertemanlah dengan siapa saja, bertemanlah yang baik dan tidak pilih-pilih. Tapi pulang sekolah mah udah lupa deh tuh, anaknya happy, makan siangnya habis, walau snacknya nggak habis. Daku pesankan lain kali snacknya bawa secukupnya aja sesuai permintaan dia, dan kalau sudah diikuti maunya, ya harus dihabiskan.

Awal masuk kelas, pemanasan dulu sambil mewarnai

Kelas 1 ini masuk pukul 07.00 dan pulang pukul 13.30, lumayan agak lama ya sekolahnya. Ini juga yang daku khawatirkan, namun positifnya bisa mendidik Mahira lebih mandiri lagi. Karena sholat Dzuhur dan makan siang dilakukan di sekolah. Hal yang lumayan signifikan perubahannya karena biasanya kan aktifitas tersebut dilakukan di rumah ya. Udah pulang siang gitu ni Anak teteup aja gak tidur siang. Kirain kan capek gitu ya, tapi gak papa lah biar malemnya bisa tidur cepet hahaha *padahal gak ngaruh juga huhu*

Setiap harinya selalu ada cerita yang menarik dan bikin dia senang di sekolah. Daku bersyukur karena di awal periode SD ini dia bisa menikmati hari-harinya di sekolah. Semoga seterusnya bisa seperti itu yah, walau konflik sedikit-sedikit dengan teman juga ke depannya kemungkinan pasti ada. Daku hanya bisa berdoa setiap hari menitipkan anak Gadisku ke Yang Maha Kuasa, agar dia bisa bahagia di sekolah dan mendapat kenangan yang baik dan bermanfaat buat masa depannya. Karena sekolah itu harus menyenangkan ya Mak. Setuju nggak? πŸ™‚

Cap cip cup, yang manakah Mahira? dari jauh sama gini penampakannya hahahaha..

Advertisements

One thought on “Anakku sudah SD!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s