20FIT Review : My First Experience

Hai temans,, Bagaimana weekend kalian? Pasti menyenangkan yah,, Well, Sabtu kemarin daku beruntung sekali bisa mendapatkan free trial 20Fit dari Clozette Indonesia *ciyum ciyum* Mungkin belum semua mengenal apa itu 20Fit, daku sendiri tau 20Fit dari Instagramnya Andien, dan kemudian kepo sama Instagramnya 20Fit jadi daku cari tau lewat situ. Nah, kemudian ada kesempatan buat clozetters yang mau mendapatkan free trial 20Fit tentunya daku nggak pengen ngelewatin kesempatan itu dong! Hahahaha… Walaupun sebetulnya antara penasaran pengen nyobain dan takut kenapa-kenapa karena belum pernah coba sebelumnya.

Jadi 20Fit itu sebetulnya merupakan program latihan singkat selama 20 menit (sesuai namanya yak) yang bisa memberikan sensasi atau efek workout di Gym atau fitness selama 1-2 jam gitu. Kalau dilihat dari deskripsi di websitenya : 20Fit ini merupakan micro-gym yang pertama kali ada di Indonesia yang menggunakan sistem EMS (Electo Muscle Stimulation) dan Miha Bodytec sebagai equipmentnya. Jadi untuk latihan ini kita harus menggunakan baju khusus juga loh. Enak banget sebetulnya kita jadi gak modal baju apa-apa cuma bawa underwear ganti aja haahahhaha😆

img_7781

Pertama tiba di tempat latihan, kita dipinjamkan baju ganti alias undergarment khusus untuk latihan, dan handuk kecil. Bahannya mirip kaos biasa sih gak tebel-tebel amat dan sangat lentur. Setelah ganti, kita akan diukur dulu massa tubuh dan parameter lain-lainnya seperti Body Mass Index, Fat content, Protein content, dan lain-lain deh banyak banget. Hasilnya nanti akan diprint out dan akan dijelaskan oleh mas Trainernya. Latihannya secara garis besar dibagi tiga session yaitu : Pengenalan, Latihan Inti, dan relaksasi. Harus pake sepatu gak sih? Kalau kemarin daku sih nggak pakai karena menurut info mas Trainernya senyamannya mbaknya ajah,,,

img_7779

Pengukuran Massa Tubuh (diperagakan oleh model :P)

Pada saat pengenalan, equipment khusus semacam vest *yang ada kabel-kabelnya ituh* dipakaikan terlebih dahulu oleh trainernya. Vestnya itu kudu disemprot-semprot air *entah apa maksudnya*. Mungkin biar setrumannya nampul ya *teori macam apa itu*😆 Selain vest di bagian body, dipakaikan juga alatnya di paha, pinggang dan lengan. Lalu EMSnya dinyalakan, dan Trainernya menjelaskan kalau stimulasi berupa listrik akan diberikan secara bertahap dan spesifik di setiap bagian tubuh kita yang dipasangi alat, namun intensitasnya disesuaikan dengan kemampuan tubuh kita menerima stimulasi tersebut. Secara sini baru pertama kali disetrum-setrum gitu ya, kayanya ada kali beberapa kali bilang ‘sudah cukup mas!’ sambil sedikit histeria lebay gitu. Lha gimana, wong baru pertama kali haahahahhaha… Stimulasi diberikan bertahap dari mulai paha, bokong, pinggang belakang, punggung, perut, dan lengan. Saat stimulasi diberikan, otot kita akan berkontraksi, sehingga stimulus ini bisa dibilang merupakan beban yang diberikan pada otot kita. Nah saat kita melakukan gerakan ringan, dengan adanya stimulasi ini, gerakan ringan tersebut sama sekali tidak ringan karena itu tadi, otot kita sudah distimulasi oleh beban jadi berasa work out kita double gitu deh impactnya.

img_7782

Latihan inti pada saat first trial dilakukan selama 10 menit (untuk session kedua info dari Trainernya meningkat jadi 20 menit). Apaaa cuma 10 menit?? Iya, 10 minutes in hell lebih tepatnya -_____- Jadi, si EMS ini nggak terus menerus memberikan stimulus pada saat kita latihan, namun cara kerjanya adalah 4 detik action dan 4 detik rest. Begitu terus selama 10 menit. Sehingga saat 4 detik action itulah kita memaksimalkan gerakan di otot-otot yang menjadi focus latihan, lalu rest selama 4 detik. Yaoloh, ternyata capek juga euy. Saya paling gak tahan waktu fokus di bagian perut, soalnya jadi tertekan kenceng gitu, dan kalau perut lagi full abis makan kayanya bisa muntah deh -___-

img_7790

img_7785

Emak sibuk laithan, bocah sibuk mainan gantungan baju -__-‘

Terakhir adalah relaksasi, nah kita nggak harus ngapa-ngapain nih. Bisa duduk selonjoran pokoknya santai santai aja. Tapi stimulus tetap diberikan dengan intensitas yang nggak seberat waktu latihan inti tadi. So far cukup keringetan banget dan beneran berasa kaya abis ngegym sejaman gitu deh. Yeah, walaupun saya udah lama nggak ngegym, tapi dulu pernah dan masih inget rasanya hahahahaha..

So, 20Fit ini jadi gimana? recommended atau nggak? Menurut daku sih recommended banget ya! Bagi kalian yang memiliki cukup budget dan ternyata nggak punya waktu banyak untuk berolahraga, latihan ini sungguh sangat menghemat waktu. Walau cuman sebentar, cukup menyiksa ya😆 Ohya, hasil cek massa tubuh di awal datang akan dijelaskan oleh personal trainer kita, dan kita bisa konsultasi apa saja yang ingin dicapai sehingga latihan kita selanjutnya bisa difokuskan pada tujuan kita masing-masing. Jadi ini memang sangat personal ya.

Okeh, jadi untuk daku sendiri apa sih Pe-eRnya?? Hmm, untuk BMI, daku masih masuk ke normal, dengan berat 48,4 kg dan tinggi 157cm. Namuuuuuuun, daku masih ada kelebihan Fat alias lemak sebanyak 5 kg-an yang fokusnya berada di perut! *demmm* Gak bisa boong banget nih alatnya. Sama daku masih kurang protein sekitar 8 kg-an, karena disinyalir daku masih under nih untuk protein dan juga massa otot. Jadi harus mengoper lemak ke protein untuk makanan ototnya dan juga workout untuk meningkatkan massa otot. Disuruh olahraga rutin karena jumlah kalori terbakar saat daku nggak ngapa-ngapain masih under alias nggak normal, ini yang mengindikasikan kalau badan kita suka lemes, loyo, lemah letih lesu endebra endebrey endebrey,,, Ih bener banget ye. Daku memang jarang alias kagak pernah olahraga karena waktunya abis buat kerja doang dan nonton korea. DOH. Ahlesyan.

Teman-teman yang masih penasaran bisa mengunjungi websitenya langsung untuk informasi lebih lanjut, di situ juga ada cabang-cabangnya jadi bisa sekalian cek yang lokasinya terdekat dengan kalian. Customer servicenya ini asik banget loh bisa via whatsapp untuk membuat appointment atau sekedar bertanya seputar 20Fit. Cocok banget sama kita yang mungkin cibux banget nggak punya waktu untuk nelpon-nelpon atau bahkan baca-baca informasi di webnya hahahah..

Jadi, daripada penasaran yuks langsung aja ke 20Fit terdekat dan rasain deh sensasi ngegym dengan smart effort ala 20Fit!

‘High-end’ Liquid Lipstick Mini Review

Di postingan kali ini daku akan membahas lebih dalam *cieilah lebih daleeeem* tentang lipstick khususnya liquid matte lipstick. Demam liquid lipstick rupanya belum berakhir ya, mungkin sekitar setengah tahunan yang lalu *perkiraan abal-abal sayah* lipstick jenis ini mulai heitz. Liquid matte lipstick ini memiliki finishing matte, yang membuat penggunanya tampak keceh dan flawless *ini menurut sayah lagi lho ya*.

Permasalahannya adalah, kalau liquid matte itu kebanyakan setelah set to matte di bibir nggak semua brand punya kenyamanan yang sama, ada yang berasa ketarik, ada yang tetep lengket-lengket gitu, tapi nggak sedikit yang sudah mulai improve formulanya menjadi lebih nyaman di bibir. Jadi kalau bibir kering, mesti pinter-pinter pilih brand yang memang dari segi kenyamanan cukup baik ya.

Nah, karena masing-masing brand itu punya warna lucu-lucu yang very hard to resist dan tingkat kenyamanan yang berbeda-beda inilah yang membuat sayah nggak tahan kalau nggak nyobain sendiri hahahahaha… Jadi pertimbangan daku waktu memutuskan membeli lipstick biasanya :
1. Penasaran sama formulanya
2. Warnanya nggak tahan pengen dibelik
3. Packagingnya lucu *ini sih apa-apaan banget lah* tolong diabaikan sajah.

Setelah mencoba beberapa merk dari beragam range harga juga, akhirnya daku punya beberapa favorit yang dalam kesehariannya sering juga daku pakai. Jadi di postingan ini mari kita mulai yang paling mehong alias lipstick high-end menurut daku ya😆
1. Kylie Lip Kit (liquid lipstick + lip liner)
Yak lipen kekinian yang dikeluarkan oleh the famous Kylie Jenner yang memang punya bibir seksih & tebel. Daku punya shade Dolce karena belum punya warna seperti itu di koleksi daku. Pigmentasinya bagus banget ya ini, sekali pulas udah on banget, teksturnya cair/liquid, wanginya kayak buah endes banget, dan cepat sekali set to mattenya, jadi kudu buru-buru pulas dengan rapih ya supaya hasilnya rata. Tahan lama banget dipakenya, score bisa 5/5, asalkan gak makan gorengan ya. Anyway, kalau ngomongin ketahanan liquid lipstick ini artinya kita tidak membicarakan kondisi abis makan sesuatu lebih-lebih gorengan. Karena tentu saja yah kaga ada lipen yang seawet apa pun yang gak ilang kalau kena makanan, kalo gak ilang namanya itu cat tembok ya buibu😆 Gimana dengan kenyamanan? Menurutku ini rada overpriced yah, mengenai kenyamanan di bibir tuh itungannya biasa aja, ada merk lain yang jauh lebih baik. Di bibir memang terasa agak kering sih menurutku, jadi aku nggak terlalu happy. Ada kecenderungan kalau dilayer tuh bisa cracking, jadi tipsnya biar gak cracking itu, cukup sekali pulas aja dan tunggu sampai kering. Karena lipkit ini udah cukup pigmented jadi kalo dilayer malah nggedibhel *halah bahasanya*, maksudnya malah berasa tebel banget gitu lho jadinya.😆 Harganya menurutku sih sumprit mahal banget karena mungkin langsung sepaket ama lip liner yang sebetulnya aku gak pernah pakek huhuhu.. Sebelnya tuh ya sekarang Kylie ini ngeluarin liquid lipsticknya doang tanpa lip liner *DOHH KZL*. Harga Kylie lipkit pasarannya 550-600rb, liquid lipsticknya doang sekitar 380-400 kalau lihat-lihat di pasar instagram.

Kylie Lipkit shade Dolce

Kylie Lipkit shade Dolce

2. Anastasia Beverly Hills
Pertama beli shade Veronica, yang ternyata jatuhnya di bibirku tak seindah di bibir mbak lipstickmafiaaa. Itu sih derita loe ya *self talking*. Yang akhirnya daku jual, dan kemudian daku beli shade lain yang tergolong shade baru yaitu Ashton. Dari segi formulasi, mantep banget inih. Pigmentasi bagus banget, trus waktu aplikasinya tuhh sangat smooth, glide along the way gitu deh. Set to mattenya juga cepet tapi nggak secepat Kylie lipkit. Di bibir nyaman banget gak berasa ketarik. Harga pasaran instagram 350-380rb, dengan harga segitu sih memang tercermin pada kualitas produknya juga kok. Jadi gapapalah punya 1 biji, yang penting udah tau kayak apa formulanya.

ABH liquid lipstick shade Ashton

ABH liquid lipstick shade Ashton

3. Kat Von D
Daku punya shade Double Dare, Lolita I & Lolita II (yang mini). Ini enak banget jugaaa. Lebih light dibanding ABH, pigmentasi juga bagus, nyaman banget di bibir, nggak cracking, cuma ketahanan masih di bawah ABH sedikit. Agak lebih cepat ilang sih. Applicatornya menurutku ini enak banget, gampang gitu pas ngeratain di bibirnya. Harga pasaran 350 – 390rb.
IMG_7485
4. Girlactik
Salah satu favorit kebanyakan orang nih, karena memang formulanya nyaman banget, aromanya enak wangi kueh, aplikasinya juga smooth banget. Pigmentasi sangat baik, cuma kalau pengalaman saya sih dari segi ketahanan nggak terlalu wah ya, dia cenderung agak light jatuhnya di bibir. Warna-warna Girlactik ini yang paling standar gak aneh-aneh sih, malah cenderung mirip-mirip mungkin. Daku punya shade Demure dan Posh, keduanya favorit daku juga. Pasaran harganya sekitar 300-340 kalau sayah tidak salah ya..

Girlactik shade Demure

Girlactik shade Demure

5. Jefree Star
Pertama kali tertarik nyoba Jefree Star waktu itu karena ada shade Androgyny yang naudzubilah susah banget dapetinnyaaa. BAH. Menurutku formula si Jefree ini super nyaman, yang membedakan dia dari yang keempat di atas tuh pas dia kering, pas kita pgang-pegang bibir kita tuh masih lembab-lembab asoy gitu jadi gak ada tuh rasa ketarik or rasa kering di bibir. Pigmentasi oke banget juga, cuma nih ya aplikatornya rada gengges, bentuknya doe foot gitu dan bulu-bulu/serabut-serabutnya menurutku tuh terlalu panjang jadi suka gak rapih waktu kita aplikasiin. Ya memang kudu pelan-pelan sih biar paripurna banget hasilnya hahaha.. Ohya harga pasarannya nih sekitar 350-370an ya.

Jeffree Star shade Androgyny

Jeffree Star shade Androgyny

Dari 5 brand ini, yang paling daku suka adalah ABH dan Girlactik dari overall parameters. Sulit euy kalo disuruh milih satu hahahaha.. Cuma sini nggak suka ama harganya aja😛 Jadi sudah cukuplah dengan koleksi yang ada😆
Anyway, kalau kalian suka mantengin dunia perlipenan, nggak usah mampir-mampir ke instagram mbak lipstickmafiaaa, lippelust, atau mbak fayjoenoes yah. Nanti gak bisa tidur pusing milih warna lipen yang mau dibeli yang mana *sukurinnn*😆
Postingan bersambung ke tema lipstick middle-end dengan kisaran harga 200 – 300 yah!
Stay tune & terima kasih sudah mampir-mampir ke sini yah ladies🙂

Balada Mengantar si Kecil Manasik Haji

Kali ini saya mau cerita sedikit tentang pengalaman mengantar si kecil mengikuti manasik Haji se-Tangerang Selatan yang dilaksanakan kemarin Sabtu di Lapangan Brimob Ciputat. Ohya, Mahira sekarang sudah TK B, jadi sebentar lagi mau masuk SD. Nggak berasa ya mak😥

Segala sesuatu untuk persiapan sudah diinformasikan sebelumnya dari pihak sekolah, yah nggak terlalu ribet sih, cuma baju muslim warna putih, kaos kaki putih, sendal jepit, dan batu kerikil 21 butir untuk melempar Jumroh. Berangkat dari sekolah jam 6 pagi, kebayang yaaa bangunin bocah susahnya kaya apa. Setengah 6 udah di sofa, tapi masih merem, akhirnya baru mandi jam 5.40, alhamdulillah mandinya nggak pake drama. Yang drama itu adalah sarapannya. Cuma dapet 3 suap roti doang sama teh anget sedikit, masi pagi mungkin belum mood makan juga kali ya hiks. Ohya, jarak dari rumah ke TK nggak sampe 5 menit kalau naik mobil. Mahira berangkat bareng guru-guru dan teman-temannya, mamanya mbuntutin dari belakang naek mobil😀

Setibanya di lokasi, alamakkkkkk ruwet pisannn… Ini pertama kalinya si kecil ikut manasik Haji, ternyata pesertanya segambreng ya. Yah namanya juga se-Tangsel, entah ada berapa kloter, sekilas lihat ada kloter 30, sedangkan Mahira kloter 9. Mungkin ada kali ya 500an anak. Tapi jumlah peserta dan pengantar mungkin berbanding lurus dengan jumlah pedagang mainan ya😆 Itu sih yang bikin ruwet. Jalanan di dekat lapangan kan sempit ya, udahlah sempit, ternyata pagi itu masih banyak pedagang yang berjualan di pinggir jalan sampe-sampe menghalangi lalu lintas mobil dan motor yang wira-wiri. Dan bukan sesekali aja itu panitia bekoar-koar lewat pengeras suara : “Mohon agar para pedagang jangan berjualan di pinggir jalan karena menghalangi jalan untuk putra putri peserta manasik! Bukannya menghalangi rejeki bapak ibu yang berjualan, mohon agar memindahkan dagangannya ya bapak bapak ibu ibu!!!!” DUH -____- Ada lagi neh : “Tolong bapak bapak pedagang mainan dimohon jangan berjualan di area wukuf karena bisa mengganggu konsentrasi anak!!!!”😆 Susah ye, dikata abang-abang maenan pada nurut apa ya,, Hellloooowww,,, -___-

Malesnya setir sendiri tuh urusan cari parkir nih pe er banget duh Gusti. Alhamdulillah dapet parkir yang rada bener, karena kita berangkatnya lumayan pagi deh itungannya, dapetnya di belakang area wukuf, pos pertama anak anak menunggu giliran.
Jadi manasik Haji kemarin itu kurang lebihnya adalah melakukan praktik:
1. Wukuf di Arafah
2. Melempar Jumroh
3. Thawaf
4. Sa’i
5. Tahallul
Waktu kegiatan ini berlangsung orang tua/pengantar memang tidak diperbolehkan masuk di lokasi kegiatan, ada pagar pembatasnya gitu deh jadi anak-anak cuma sama gurunya aja. Tapi yah namanya ibu-ibu teteup weeh nongkrong di deket-deket anaknya. Kalau saya nongkrongnya agak jauh, karena nih bocah kalau lihat penampakan mamanya bisa cranky abis. Kemarin agak drama karena wukufnya terlalu lama, si kecil udah kepanasan dan haus, jadi saya sempat jemput Mahira dulu di tenda, bocahnya udah nangis sesenggukan😥 Saya bawa ke mobil, ngadem di AC, nungguin moodnya balik. Maem biskuit kesukaan dia dulu, trus pas udah baikan moodnya dia minta ikut kegiatan lagi sama temen-temennya. Alhamdulillaah, saya udah pasrah aja kalau seandainya bocahnya mintak pulang hahaahhaha. Okeh, kita lanjut yah nak!

Pas banget rombongan temen-temennya lagi berbaris untuk mulai melewati terowongan Mina. Drama lagi neh, kerikil yang buat ngelempar jumroh entah jatoh dimana kantongnya -___- Akhirnya gurunya langsung menghandle si bocah, mamanya pasang senyum dan jempol memberi semangat!
Akhirnya semua praktik dari Wukuf, lempar Jumroh, Thawaf dan Sa’i serta Tahallul selesai juga dilakukan. Cuma sebentar sih memang, yang lama tuh nunggu pas wukuf itu dan antri giliran kloternya. Alhamdulillah sih Mahira termasuk kloter awal jadi jam 9an sudah selesai. Jam 10 sudah sampai di rumah lagi horeee!

Ini nih celetukan si kecil :
“Mah tadi aku kan lewat terowongan hitam yang bentuknya gini nih mah *memperagakan bentuk setengah lingkaran pakai jari*” ~ cerita terowongan Mina.
“Lempar Jumroh itu kan buat lemparin setan-setannya mah!”
“Tadi temen aku udah potong rambut mah! Tapi itu cuma boong-boongan aja loooo” ~ cerita Tahallul.
“Aku udah keliling-keliling Ka’bah mah sampe aku pusing,,” ~ cerita Thawaf.
Pas udah selesai semua:
“Ma bole ga aku beli mainan jellyfish yang terbang-terbang itu *dengan muka berseri-seri*😆

Bahwasanya inti dari manasik ini yaitu membawa pulang mainan baru dan tak lupa berfoto bersama Onta😆

Tenda Wukuf

Tenda Wukuf dan Terowongan Mina *penampakan di sebelah kanan*

Kaciann kepanasan :(

Kaciann kepanasan😦

Melempar Jumroh - ke ember :))

Melempar Jumroh – ke ember :))

Thawaf - sambil liat helikopter lewat -___-

Thawaf – sambil liat helikopter lewat -___-

IMG_7439

HOREEEE MERDEKAAAA!!

Hai Onta!!

Hai Onta!!

Sharing : Make Up ala Kadar Versi Kepikcantik

Hai hai, setelah sekian lama yaaaa blog ini sepi apdetan, akhirnya yang ada juga postingan baru😆

Hari ini saya pengen ngomongin alat cecentilan versi saya alias peralatan dandan ala kadarnya dan sesempatnya haha. Jangan bayangkan ngomongin make up yang seriyus-seriyus ya. Karena saya bukan pengguna full make up dan juga nggak bisa apalagi jago dandan ala-ala beauty blogger atau make up artist. Make up buat saya itu cuma bedak dan lipstick, plus blush on kalo lagi centil. Minimalis abis. Eyeliner aja punya-punyaan aja tapi kesentuh juga kagak.

Kenapa cuma make bedak lipstick ama blush on? Ya karena bisanya cuma make itu doang,,huhu,,, Seseorang plis ajarin sayah hahahaha,, plus sponsorin😛 Tapi urusan lipstik ini, saya sempat ikutan demam lipen terutama jenis liquid matte lipstick. Yaolo, ada kali tiap minggu bebeli lipen. Kalau sekarang-sekarang demamnya udah agak sembuh sih *duh dikata apaan aja*. Jadi bebeliannya gak sesering dulu. Emangnya kenapa seeeh sampe demam begitu? Jawabannya : karena hasrat diri teteup sih ya pingin tampil oke, dan bisanya cuma make lipen jadi rasanya nggak pengen ketinggalan lipen-lipen yang lagi heitz sekarang ini.

Anyway, ini dia modal ketjeh hari-hariku :
1. Bedak
Saya lebih suka bedak tabur alias loose powder dibanding compact powder karena hasilnya bisa lebih rata dan natural. Daku pake Revlon loose powder, dan udah setia kurang lebih 5 tahunan gitu  karena murce sih. Tapi setelah keracunan drama korea Descendants of The Sun, daku jadi mencanangkan hestek #menujuwajahSongHyeGyo2017 dan sejak kurang lebih 3,5 bulan yang lalu daku jadi ikut-ikutan pake Laneige BB Cushion pore control (daku pake shade 21 Natural Beige) yang bentuknya sama sekali bukan powder melainkan kaya liquid yang ditaruh di sponge gitu. Makenya ya biasa aja ditotolin di spongenya trus diratain di wajah. Hasilnya lebih semi-matte gitu deh, kalo loose powder kan buat matte finish gitu ya. Makenya ini tergantung mood, kalau lagi gerah pake loose powder aja, kalau pengen terlihat lebih smooth daku pake BB cushion, karena dia lumayan deh coveragenya, ga perlu pake foundation udah ‘keliatan’ make up-an. Karena menurutku produk ini rada pricey, jadi daku semacam rada irit makenya jadi nggak tiap hari. Irit ama medit beda tipis ye.😆 BB cushion ini itungannya bedak bukan sih? Hahahaha entahlah, pokoknya daku menganggap itu golongan bedak-bedakan deh😛

Revlon & Laneige BB Cushion

Revlon & Laneige BB Cushion

2. Blush On
Blush on yang daku pake hampir tiap hari cuma sebiji ini aja yaitu Milani baked powder blush shade Luminoso, konon shade ini katanya sih best sellernya. Tapi emang cakep sih, warna pinky peach gitu dan bisa jadi highlighter juga karena ada shimmernya yang nggak begitu mencolok mata. Btw, blush on Milani ini udah ada kaca sama brushnya tapi ya brush sekedarnya gitu deh, kurang nampol, jadi daku pake brush lain. Blush ini menurut daku paling gampil pakenya karena cuma diurek-urek aja di pipi secukupnya. Duh kok ya diurek-urek sih. Ya intinya situ ngerti kan ya?😆 Yaolo sini udah kaya expert aja bilang gampil ternyata hasilnya kaya ondel-ondel:facepalm:

Milani Baked Powder Blush

Milani Baked Powder Blush

3. Lipstick/liquid lipstick
Salah satu faktor penting penentu heitz atau tidaknya dandanan hari ini. Koleksi daku kebanyakan memang liquid matte lipstick, tapi tuh kalau make liquid lipstick suka lama banget karena kudu pelan-pelan biar nggak mencong-mencong. Udahlah hasilnya langsung kering, jadi kalau salah dikit susah apusnya hahaha. Kalau lagi buru-buru andalanku teteup lipstick tube biasa, yang sering aku pake cuman tiga biji : Mac Taupe, Wardah Intense Matte sama Clinique Matte Beauty (dibeli karena packagingnya lucu. BAH.). Kalau liquid lipstick seringnya pake yang mana? Nggak ada. Semua ganti-gantian hahahahaha. Ini baru sebagian koleksi sahaja, jadi memang yang paling lama itu urusan milih lipen dan make lipennya sih. Pembahasan lipen ini nggak bisa cuma dalam satu paragraf sih ya, next bakal daku bahas di postingan selanjutnya ye.

Lipstick andalan : Wardah Choco Town, Mac Taupe, & Clonique matte beauty (entah shade apa)

Lipstick andalan : Wardah Choco Town, Mac Taupe, & Clinique matte beauty (entah shade apa)

Sebagian koleksi liquid lipstick daku, yang mana memang kalau dilihat-lihat knapa warnanya mirip-mirip semua gini sih *sih*

Sebagian koleksi liquid lipstick daku, yang mana memang kalau dilihat-lihat kenapa warnanya mirip-mirip semua gini sih *sigh*

Jadi, sekian cerita singkat daku tentang make up ala kadar versiku sendiri. Mungkin banyak juga yang ceritanya mirip-mirip juga ye, apalagi wanita syibuk kayak kita ginih, yekaaan? Sebetulnya memang untuk make up ini daku ala kadar banget, namuuuuuun, daku cukup ribet di tahapan skincare sebelumnya. Kita bahas di postingan lain aja ya😆

Sekilas penampakan make up sehari-hariku😛 Mayan lah ya,,,😆

Well then, have a good day ladies!!

Having Fun at Gymboree

20130630_095337

Weekend itu memang paling seru ngajak anak jalan-jalan atau bermain. Minggu lalu, kebetulan Mahira dapet kesempatan untuk trial class di Gymboree. Ceritanya ada Sharing Session tentang Parenting yang diadakan oleh @GreatEastern_ID yang bekerja sama dengan Gymboree Kemang. Emaknya ikutan sesi, anaknya hore-hore main di playgroundnya Gymboree. Lumayan banget lah dapet maen selama 2 jam hahaha..

Para orang tua duduk anteng di ruang session sambil dengerin sharing dari Bu Linda, owner dari Gymboree Indonesia . Jadi ceritanya, Gymboree ini sudah ada selama hampir 17 tahun di Indonesia, dan merupakan franchise dari America. Oh, pantesan aja bahasa pengantarnya di sini adalah Bahasa Inggris. Semua lagu-lagu yang diajarkan dan dinyanyikan di sini pun berbahasa Inggris.

Gymboree ini ternyata punya kelas dari anak yang berumur 0-5 tahun. Hah? Bayi pun ada kelasnya? Iya, tapi ya bukan yang disuruh belajar baca sama nyanyi gitu lah. Jadi di sini sebetulnya juga mengajarkan orang tuanya, bagaimana caranya membentuk hubungan baik dengan anaknya sejak kecil. Bagaimana memberikan stimulasi yang baik pada babynya hingga nanti bisa tumbuh besar dengan karakter yang kuat. Di kelas untuk Toddler pun demikian. Pendidikan di sini fokus untuk membangun karakter anak sejak kecil. Mereka diharapkan bisa mandiri, berani mengungkapkan dan mengekspresikan dirinya.

Bahasa Inggris yang digunakan ini bertujuan agar anak-anak bisa juga berkomunikasi dengan anak-anak dari luar negri dengan bahasa yang sama sehingga mereka lebih percaya diri dan lebih siap menghadapi masa depan. Ya kita tau lah Bahasa Inggris itu memang dipake di mana-mana, di seluruh dunia. jadi tidak ada salahnya mempersiapkan anak kita sejak dini. Namun bagi saya pribadi, saya masih lebih suka pre school dengan pengantar bahasa Indonesia saja, karena memang masa kecilnya dialami di Indonesia😀

Setelah sharing session, kita diajak ke playground untuk ikut kelas bermain bersama si kecil. Konsepnya bernyanyi sambil beraktifitas. Misalnya, gurunya sambil bernyanyi melakukan gerakan-gerakan tertentu yang menarik, para orang tua membimbing anaknya untuk mengikuti. Wah, Mahira seneng banget! Matanya berbinar-binar dan selalu tepuk tangan setiap lagu selesai dinyanyikan. Ohya, saat bermain, anak-anak ditemani oleh maskot dari Gymboree yang namanya Gymbo yaitu boneka badut berwarna-warni yang lucu banget. Jadi pak guru atau bu gurunya memposisikan Gymbo itu sebagai si anak. Jadi orang tua bisa ngikutin instruksi dari pak guru bagaimana mengajak main anak kita. Capek juga ya ternyata hahaha…

Ada lagi yang seru yaitu sesi bubbles. Bu Guru meniupkan gelembung sabun lalu anak-anak pun heboh mengejar dan menepuk balon-balon sambil pecicilan gak jelas. Yang menarik, gelembung sabunnya ini ternyata food grade loh, terbuat dari apple juice yang diimpor langsung dari Amerika dan tentunya aman buat anak-anak.

Selain Play Class, Gymboree juga punya Music Clas, dan Art Class. Setelah ini Mahira masih dapet free trial untuk Music Class! Yay! Tapi pengen coba juga sama Art Classnya, yah siapa tau bakat jadi Arteisss #eh. Pengen tau gimana keriaan Mahira kemarin di Gymboree? Nih aku kasih liat yaa….

gym1

gym2

#LagiSuka pake Vintage Skirt

Aduh, nggak tau kenapa ya akhir-akhir ini lagi suka banget sama rok-rok jadul yang panjangnya di bawah lutut. Iya, daku memang jarang pake yang mini-mini, soalnya yaaa gitu deh.😆 Mulai suka karena biasanya rok-rok jadul itu jarang yang make, jadi suatu kenikmatan tersendiri kalo make sesuatu yang nggak pasaran ya nggak? Trus, kalo dipake ke kantor masih sopan. Ya kan? Cantik pula *ehem*. Ohya, rok di bawah lutut itu soalnya relatif ‘aman’ buat naek ojek. Soalnya nggak terlalu ‘mengekspos’ juga kan, jadi Insya Allah aman *maksudnya apa sih ini*😆 Tapi beneran, karena daku ini kadang *sering sih sebenernya* naik angkutan umum, ya kalau milih outfit mesti cari yang aman-aman aja. Nggak pake rok mini atau hotpens gitu. :p

Nyari rok begituan di mana biasanya? Pertama sih, di lemari nyokap. Biasanya nemu tuh beberapa lungsuran nyokap waktu jaman kuliah. Permasalahannya cuma satu. Nyokap dulu kurus banget, jadi kadang suka kesempitan😥 Tapi tak apa, daku kuat kok tahan napas *boong banget*. Selain itu, ya di mana lagi selain nyari di online shop ahahahaha.. Karena paling irit ongkos dan hemat energi.

Beberapa rok favorit dakuh yang suka tak pake ke kantor bisa diintip di bawah :

vintage1

Picture3vintage2 PS: Berhubung ini ngomongin rok, jadi pokus sama roknya yah *bukan penampakan orangnya*

Kalau kamuh, #lagisuka sama apah?😀

*berencana mbikin postingan #lagisuka edisi lain*

*tapi ya sesempetnya*

Great Sunday Brunch at Mercure’s Graffiti Restaurant

Jadi, beberapa Minggu yang lalu daku datang ke acara Blogger Sunday Brunch Gathering di Restoran Graffiti yang bertempat di Hotel Mercure Simatupang. Lokasi tepatnya yaitu di Jl. R.A Kartini No. 18 Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kita dapet kesempatan untuk tasting menu Buffet dari restoran tersebut. Ih kok enak makan gratis? Ya enak lah. *keplak* Judulnya Brunch, karena ya ceritanya acara mulai sebelum makan siang sampe sekenyangnya perut.😆 Acaranya ngapain aja? Yang pasti seru, dan sangatlah membahagiakan perut.😆

mercure-jakarta-simatupang

Hotel Mercure – Simatupang.
Pic dari sini

Pertama kita diajak ke SLAM Skybar & Lounge dan langsung disambut minuman selamat datang alias welcome drink yang dari penampakannya aja bikin kita pengen nyebur *halah* karena suegerrr banget. Namanya Green Lime dan setelah dicoba, mak jaaaang….emang seger banget!

Green Lime

Selain icip-icip, di sana kita bisa lihat cooking demo dari Chef Mercure yang kali ini membuat menu Avocado Shrimp Salad with Wasabi and Mayo Sauce dan Fetuccini Carbonara *cegluk*. Masaknya cepat sekali lho *yah namanya juga chef yak*😆 Setelah masakannya jadi, nggak langsung diserbu buat dicobain, tapi ya gitu deh. Yang penting difoto dulu! Nyicip belakangan😆

cooking demo

Bapak Chef sedang beraksi

cooking demo2

Avocado Shrimp Salad & Fetuccini Carbonara

Nggak cuma menu masakan, kita juga sempet diperagakan gimana caranya membuat mocktail dan cocktail. Nama mocktailnya ‘Strawbunny’, dan coctailnya ‘Sangria’ namanya. Yang mocktail sih bisa daku cicipin, tapi yang cocktail..err…takut mabok euy😆 Strawbunny ini isinya pake strawberry, yogurt, susu cair, & blueberry (kalo nggak salah deh). Rasanya seger, tapi agak mengenyangkan karena ada susu dan yogurtnya. Nah kalo Sangria, err…liat di gambarnya aja deh ya😆

mocktail

Bahan-bahan untuk membuat Strawbunny, dan hasil jadinya *sluuurp*

coctail

Cuma tau ada apple syrup, potongan strawberry, pear, & jeruk untuk bikin Sangria😆

Waktu sudah menunjukkan jam 12 lewat, saatnya makan siang! Kami diajak ke Buffet untuk mencicipi semua yang ada di situ. Semua? Iya beneran semua.😆 Okay, here we go! Piring pertama, menu yang saya ambil yaitu Chicken with curry Sauce, Beef Yakiniku, dan fried potato. Chicken currynya enak! lembut dan rasanya pas! Saya memutuskan nggak mengambil nasi, karena biar nggak cepet kenyang hahahahha.. Di bagian luar, ternyata ada Grill Buffet juga. Dari mulai sliced beef, chicken, tuna, udang, cumi, dll. Untuk saucenya saya pilih BBQ sauce dan mushroom sauce. Nyumm!

platter

Beef Yakiniku, fried potato, chicken curry, grill platter

My favorite time is picking for the dessert. Fresh fruit is a must, and then you should pick the ice cream! I took, oreo ice cream and strawberry sorbet. Totally refreshing! *gulp*

dessert

Fresh fruit, oreo ice cream, and strawberry sorbet

Yang menarik dari Graffiti Restaurant tidak hanya makanannya. Namun suasananya yang khas, so classic and vintage. Bisa dilihat dari beberapa gambar yang saya ambil, menarik bukan?😀

dekor1

jam antik dan telepon antik. Nice!

dekor3

Nah, kalo yang di bawah ini tempat Buffet dan Grill stationnya. Dekorasinya lucu! Dan, ah ternyata sesuai namanya Graffiti, di sana juga ada lukisan yang heboh banget di bagian dindingnya. Siapa yang nggambar ya kira-kira?

dekor2

Kiri : Ruang buffet. Ada banyak kaleng krupuk bertebaran!
Kanan : Ruang untuk Grill station. Pic dari sini.

kojak1

Gerombolan Kojakers. Foto diambil dari twitternya mamah wiwikwae. makasih mah!

kojak2

Another pic taken from twitter wiwikwae.

Puas banget deh dijamu oleh Mercure ini. Suasananya nyaman, masakannya enak-enak, bikin pengen balik lagi dan nyobain nginep di sana😀 Adakah yang mau memberiku voucher menginap gratis? Kalo voucher Lunch atau Dinner Buffet gratis daku udah punya, soalnya dapet dari hasil livetwit kemarin hihihi.. *yay* *nunggu vocher nginep gratisan*

vocer

Voucher Lunch/Dinner Buffet gretongan😀

Ohya, Graffiti restaurant sedang ada promo untuk Brunch loh, yuk ah yang mau nraktir akuh lagi makan di sana, boleh loooh…😆 Untuk info-info terupdate dari Hotel Mercure Simatupang ini, silakan follow twitternya di http://twitter.com/Mercure_Smtpg. Jadi, Brunch di sana kita?😉

mercurepromo1

mercurepromo2