Wishlist #2013

Oh My God, sebentar lagi daku menginjak usia kepala 3 ๐Ÿ˜† Makin ke sini daku makin berasa belum ngapa-ngapain deh kayanya ๐Ÿ˜† Kalau orang-orang punya wishlist di awal tahun, daku bikin wishlist pas ulang taun aja deh.

So here we go
,

1. Pekerjaan baru
Sebetulnya ini sudah hampir urgent dibutuhkan. Pekerjaanku sekarang ini nantinya -di tahun ini- akan membuat daku harus pindah lokasi kerja yang jaraknya nggak bisa diterima akal sehat. Mau nggak mau mesti quit and search another job. Lagipula emak kaga ridho kalo sampe harus pindah lokasi sejauh itu. So it will be my wishlist for this year, please dear God. Mari berdoa supaya Tuhan segera bukakan jalan yang terbaik.

2. Kesehatan orang tua
Ini memang doa setiap hari setiap saat. Namun di tahun ini, daku ingin sekali mendapat kabar baik. Semoga Tuhan segera memberi pencerahan. Amiiin.

3. Traveling
Aku lupa kapan terakhir traveling. Rasanya tuh nggak karuan kalau dengar cerita-cerita teman yang habis jalan-jalan. Kepengen juga gitu maksudnya ๐Ÿ˜† Yah, mudah-mudahan ada waktu, rejeki, dan kesempatan yang baik di tahun ini. ๐Ÿ˜†

Udah segitu aja. Daku ndak pengen minta banyak-banyak, Tuhan. ๐Ÿ™‚

Tentang Kejutan

Hidup ini emang nggak ada yang lempeng-lempeng aja.

Itulah kenapa Tuhan kasih kita akal pikiran dan budi pekerti yang bisa dipake untuk ngatasin segala ujian hidup yang kadang kala bikin berasa pengen menghilang (red. kata yang lebih halus dari pada mati).

Kasih sayang Tuhan memang tak berbatas. Masih bisa bangun dan beraktifitas keesokan harinya, di tengah segala permasalahan yang…. itu tadi -bikin kita pengen hilang ditelan bumi- adalah salah satu buktinya.

Di saat hidup kita berjalan normal, jangan salah, saat itulah mestinya kita berlatih diri, menguatkan diri, untuk bersiap menerima setiap kejutan Tuhan yang tak selalu manis. Kata orang sih, kalau lagi seneng, ya jangan terlalu seneng. Begitupun kalo lagi sedih, tak baik pula sedih yang berlebihan.

Bagaimanapun, yang paling tahu itu Tuhan. Sebatas apa kita sanggup menerima kejutan-kejutan yang sudah dipersiapkan olehNya. Cuma Tuhan yang tahu, Dia yang punya planning kalo dibilang sih. Salah satu yang bisa dilakukan untuk melegakan hati ini adalah pasrah dan tawakal.

So, please give me another surprise, dear God. The nice one please ๐Ÿ™‚

Semacam Pengingat

Hai kalian para pekerja keras yang punya atasan. Berapa kali sehari biasanya ‘semacam sebel’ sama si Bu Boss atau Pak Boss?

Sebel itu bisa macem-macem ekspresinya :
1. Diam sambil ngomel dalem hati
2. Misuh dengan suara pelan waktu boss dah menghilang dari pandangan
3. Misuh dengan suara keras di ruangan laen
4. Ngomel di twitter, milis, dan sejenisnya
5. Nangis, ya kalo sebelnya kebangetan sih bisa nangis

Mungkin masih banyak lagi deh ekspresi sebel laennya. Sebel itu wajar sangat. Tapi ini membuat saya jadi mikir, nanti supaya anak buah saya/kolega saya nggak sebel, harusnya bagaimana ya. Bisa dirunut dari apa yang biasanya bikin saya sebel. Antara lain :
1. Saya nggak suka kalo instruksi itu nggak jelas. Biasanya kalau lewat tulisan (email atau sms), pemilihan kata yang kurang tepat bisa bikin si penerima instruksi itu mumet, salah ngerti, nggak paham, dan lain-lain. Atau instruksi itu semacam nggak mungkin bisa dilakukan. Iya, bukan nggak mungkin ,tapi semacam nggak mungkin. Kenapa bisa bilang begitu? Biasanya karena pengalaman sebelumnya, jadi semacam percuma kalau kita melakukan tindakan yang udah hampir pasti nggak mungkin. *Bahasane kok ruwet sih*
2. Suka sebel kalau diminta dokumen berulang-ulang. Kenapa? Karena biasanya saya selalu berusaha ngasih dokumen/data yang diminta sesegera mungkin. Tapi kadang suka nggak langsung diliat, atau dipake, padahal mintanya buru-buru. Huuu. Trus sebulan kemudian minta lagi data-data yang sama, dan kesannya daku ndak pernah ngasih sebelumnya. Pretlah. Masih mending kalau dia bilang : โ€œDulu kamu pernah ngasih, tapi saya lupa naronya di manaโ€. Masih mending lah, berarti kan dia inget daku dah pernah ngasih sebelumnya.
3. Tega bener. Entah ya, kalo boss cewek tuh biasanya lebih tegaan daripada boss cowok kalo punya bawahan cewek. Tega ini bisa macem-macem. Susah diceritainnya, kadang situasi tertentu yang kadang kita butuh โ€˜belas kasihanโ€™ atasan, tapi ternyata nggak dapet. Itu tega bener namanya.
4. Atasan kurang ngerti permasalahan secara teknis. Iya, jadi cuma tau teorinya, ngomel-ngomel kenapa bisa begini begitu, tapi nggak paham sebenrnya kenapa bisa begini dan begitu itu ya dari sononya udah begitu *makin ruwet*. Intinya sih nggak menguasai teknis, jadi anak buah butuh saran karena ada kesulitan teknis malah diomelin nggak dibantu solusi. Cih.

Itu tadi dari sisi saya sebagai bawahan. Jadi nanti gimana sebaiknya saya ke bawahan ya?
1. Berusaha sejelas mungkin ngasih instruksi. Apalagi instruksi yang baru/belum pernah diberikan, harus lebih detail. Kecuali instruksi yang sudah rutin, mungkin pake #kode aja bawahan udah sehati sama kita *halah*
2. Menghargai segala bentuk laporan dari bawahan dengan : selalu kasih respon/feedback, โ€˜ngehโ€™ dengan dokumen yang diminta, difile dengan rapi kalau masih diperlukan. Jadi nggak minta-minta muluk. Mending nyuruh ngerjain yang lain, kerjaannya kan masih banyak.
3. Peka dengan situasi/kondisi. Logis tapi perasaan masih dipake.
4. Berusaha cari tau lebih banyak tentang permasalahan teknis atau permasalahan yang biasanya langsung dialami anak buah, sehingga bisa bantu kasih solusi, nggak cuma ngomel doang.

Setiap orang pasti macem-macem bentuk masalahnya ya. Dari yang di atas kayanya bisa keliatan atasanku itu bentuknya kayak apa. Jadi catatan ini merupakan semacam pengingat. Agar daku nanti nggak begitu-begitu amat. ๐Ÿ˜†

2010 Wishlist

Saya gak pengen yang muluk-muluk.

Di tahun yang akan datang saya pengen :

1. Bikin orang tua lebih bahagia dari taun ini.
2. Tuhan selalu memberikan kesehatan untuk kedua orang tua saya. Paling gak tahan liat ortu sakit. Sumpah deh.
3. Adik-adikku sukses di sekolahnya. Yang perempuan jadi dokter gigi, dan yang satunya masuk UI. *amiin*
4. Living a much better life with my love of my life.
5. Lebih dekat dengan Tuhan.
6. Lebih dekat dengan keluarga, bagaimanapun cara yang Tuhan kasih.
7. Berusaha mengurangi sifat buruk saya, yaitu emosian. Semoga saya bisa lebih kalem.
8. Lebih banyak sedekah

Segitu saja dulu. Semoga saja jalannya dimudahkan untuk semua itu. *Amiiiiiinn*

Untuk apa-apa yang dicapai dan didapat di 2009 ini, ndak usah saya sampaikan di sini. It’s too much. Because everyday is a present from me, I have no right to complaint ๐Ÿ™‚

Note: Gambar diambil dari sini.

circle of life

every person has their own ups and downs.
everyone could go high and low.
everybody has the right of happiness or even sadness.
that makes everyone perfect, including you.

pick happiness as your choice, even sadness seems to be so happy near you.
you still have the choice, replace your tears of pain with tears of joy.
now if sadness the only choice, enjoy the pain until it becomes painless.
until you feel numb, feel nothing. right there, happiness is waiting to be picked.

be worry when you’re in the highest high.
it’s slippery, better watch your step.
it’s closer to the sun, so it could blind your eyes.
you can fall easily. but you won’t, if you look around and look down.
hold on them.

what if you’re on your lowest low.
your head is weary of staring up.
take a break, strech your head.
look down, and your weariness will vanish.
count your blessing, and feel the way He brings you up.

*** for everyone who has their marvellous circle of life ***

Kami Tidak Takut

indonesiaunite-nicwij

Saya mengutuk musibah ledakan bom yang menimpa Indonesia 17 Juli 09 kemarin akibat tindakan tak berperikemanusiaan dari sekelompok orang yang tidak memiliki hati nurani. Saya tidak mengerti apa yang berada di dalam pikiran mereka. Bahkan saya ragu apakah mereka itu mempunyai otak, apalagi nurani.

Saya sedih, kecewa, marah, karena sekali lagi kita, pemerintah, kecolongan. Kecolongan yang mengacaukan semuanya. Kecolongan yang tidak bisa diterima oleh akal sehat.

Ini teguran dari Yang Kuasa, yang pastinya tepat pada waktunya. Karena semua kejadian ini telah dituliskan oleh-Nya. Ini pelajaran buat kita semua. Bahwa kita tidak boleh lengah. Ancaman seperti ini tidak berakhir begini ini saja. Orang-orang yang tak berakal sehat itu tidak mungkin berhenti sebelum mencapai apa yang mereka inginkan.

Hei kalian yang tidak punya hati nurani. Kami tidak takut. Sesungguhnya kita semua akan menuai apa yang kita tanam. Bersiaplah kalian mendapat balasan yang setimpal. Tuhan itu tidak tidur.

Thanks to nicowijaya for the cool pic.

Mesin Waktu

timemachineEverybody makes mistake. Yeah, I know.
But I’m fucking tired of making mistakes.
I wish I could borrow a time machine from some crazy professor.
I wanna be there again, saving my ass.

Konon, yang membuat seseorang itu manusia seutuhnya adalah kesalahan.
Karena kesempurnaan itu sendiri tak pantas disandang oleh manusia.
Akal pikiran diberikan olehNya bukan tanpa maksud.

Namun, hati dan perasaan yang juga karuniaNya ini, terkadang membuat lelah.
Setelah akal terpeleset yang membuahkan kesalahan, perasaan yang timbul setelahnya tidak bisa juga mengobatinya.
Ketika itu berulang, tidak ada yang lebih menyiksa.

Dan harapan terakhir dari seseorang yang kehilangan akal adalah sebuah mesin waktu.

That was only my silly thought
The ‘time machine’ stuff only popped up in seconds
Now I’m back to reality
Still doing some human stuff, of course…

Seperempat abad

Dua Lima, usia yang punya nama keren ‘seperempat abad’. Tapi kenapa malah berkesan tua ya istilah itu? ๐Ÿ˜†
Tidak apa, menjadi tua memang keharusan bukan? Bukan pula hal yang buruk. Bertambah usia sejalan dengan bertambahnya tanggung jawab. Mulai dari diri sendiri, keluarga, sahabat, teman, serta lingkungan sekitar. Berat? Mungkin. Tapi jangan khawatir, semua akan berjalan secara alami, dan tak lupa menikmati setiap detil pembelajaran dariNya.

Diberi kesempatan menjalani tahun demi tahun merupakan hadiah yang menakjubkan dari Yang Maha Kuasa, untuk mengecap berbagai rasa kehidupan, manis, asam, sampai pahit. Apapun rasanya, semua diberikan olehNya untuk melatih sensori kita, sehingga bila esok rasa itu kembali datang, kita semakin pintar untuk menghadapinya ๐Ÿ™‚

Untuk teman-teman yang sudah memberikan doanya dengan tulus. Tak ada kata lain selain terima kasih. You guys are my best gift, and i’m glad to have you all. ๐Ÿ™‚

Dear God:
Ada satu permohonan. Yang dengan egoisnya kuingin Kau mengabulkannya segera. Karena aku ingin tidur nyenyak. Egoiskah? Maaf. Kutahu Kau menyayangiku. Aku percaya.

kekuatan kenangan

Siapa yang tak punya memori indah? Kenangan manis, yang membuatmu tersenyum simpul, tertawa, atau terbahak-bahak. Saya percaya, manusia yang selalu merasa sedih pun pastinya memiliki memori indah yang terselip atau tersimpan di sela-sela pikirannya.

Terkadang, di saat mood saya drop atau merasa tiba-tiba hampa, saya suka mengingat-ingat. Mengingat apa? Saya suka membawa kembali peristiwa-peristiwa indah yang terekam di pikiran. Apa saja. Yang membuat hati bergetar bersemangat. Yang mengembalikan senyum di bibir saat mendung menghampiri wajah kita.

Biasanya, setelah merefresh kembali pikiran kita dengan mengingat memori yang menyenangkan, timbul perasaan hangat di hati. Atau kadang hati yang sedang galau, tahu-tahu berdesir bahagia, bersyukur bahwa masi ada memori indah yang membuat kita tersenyum.

Ingat pertama kali jatuh cinta? Berhasil masuk kuliah di PTN. Ditelpon gebetan pertama kali? *deg-degannya itu lho :P* Tandatangan kontrak kerja. Pertama kali bisa setir mobil. Melihat senyum papa saat menerima kado ulang tahun. Senyum sumringah mama saat menyambut kita pulang ke rumah. Pertama kali bisa membelikan baju buat adik dengan uang hasil keringat sendiri. Bertemu teman baru yang ternyata sangat menyenangkan hingga tak sabar ingin bertemu kembali. Masa-masa seru sewaktu SMU, selalu menyenangkan untuk diingat bukan? ๐Ÿ˜€

Wow, memori indah seperti itu yang membuat saya ‘hidup’ ๐Ÿ™‚ Membuat saya bersyukur bahwa begitu banyak hal indah dan membahagiakan yang dapat meluruhkan kesedihanย atau kegalauan yang datang tanpa diundang. Kalau sudah begitu, harapan dan semangatku meluap, untuk membuat kembali memori-memori indah yang akan menjadi kekuatanku kelak. So, find your beautiful moments, your greatest memory, re-enjoy it, and be glad thatย you haveย those ๐Ÿ˜€

Berapa lama lagi?

ticktockMenunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan. Berapa kali kalimat itu tercetus di dalam pikiranmu? Sering? Sama kalau begitu ๐Ÿ˜€

Kenapa kita harus menunggu? kenapa sih gak langsung aja? Weits…sabar…semua itu harus melalui proses..*jawaban basbang* hahahahhaha…

Tapi, tidak ada salahnya kan menunggu? Kecuali untuk situasi darurat loh ya..Yang berhubungan dengan hidup mati seseorang misalnya..itu mah ndak bisa menunggu, yang ada esmosi jiwa..

Salah satu kegiatan yang suka bikin deg-degan yaitu menunggu. Menunggu panggilan interview kerja, menunggu hasil ujian, menunggu kedatangan pacar, menunggu dipanggil bos, you name it. Tapi deg-degan ini yang membuat hidup kita berwarna. Gak monoton. Gak kebayang kan kalo hidup ini lurus-lurus aja, ga ada gejolak, bisa mati kebosanan kita ๐Ÿ˜†

Satu sisi, menunggu itu membuat lelah. Sampai-sampai deg-degannya hilang. Sampai-sampai kita tidak sadar jika sedang menunggu. Bisa jadi, di titik tertentu kita baru terbangun bahwa apa yang kita tunggu itu sebenarnya tidak perlu ditunggu atau bahkan tidak ada. Jadi buat apa ditunggu?

Apapun itu, untuk mencapai impian kita pun harus melewati proses menunggu bukan? ๐Ÿ™‚ Pandai-pandailah menikmati proses menunggu itu dengan hal yang menyenangkan hatimu sehingga hal itu tidak menjadi pekerjaan yang membosankan. Sehingga apabila hasil penantianmu tidak seperti yang diharapkan, kamu sudah menikmati waktu menunggumu dengan kesenanganmu ๐Ÿ™‚

*ini lagi ngoceh ndak jelas, harap maklum ๐Ÿ˜€ *