20FIT Review : My First Experience

Hai temans,, Bagaimana weekend kalian? Pasti menyenangkan yah,, Well, Sabtu kemarin daku beruntung sekali bisa mendapatkan free trial 20Fit dari Clozette IndonesiaΒ *ciyum ciyum*Β Mungkin belum semua mengenal apa itu 20Fit, daku sendiri tau 20Fit dari Instagramnya Andien, dan kemudian kepo sama Instagramnya 20Fit jadi daku cari tau lewat situ. Nah, kemudian ada kesempatan buat clozetters yang mau mendapatkan free trial 20Fit tentunya daku nggak pengen ngelewatin kesempatan itu dong! Hahahaha… Walaupun sebetulnya antara penasaran pengen nyobain dan takut kenapa-kenapa karena belum pernah coba sebelumnya.

Jadi 20Fit itu sebetulnya merupakan program latihan singkat selama 20 menit (sesuai namanya yak) yang bisa memberikan sensasi atau efek workout di Gym atau fitness selama 1-2 jam gitu. Kalau dilihat dari deskripsi di websitenya : 20Fit ini merupakan micro-gym yang pertama kali ada di Indonesia yang menggunakan sistem EMS (Electo Muscle Stimulation) dan Miha Bodytec sebagai equipmentnya. Jadi untuk latihan ini kita harus menggunakan baju khusus juga loh. Enak banget sebetulnya kita jadi gak modal baju apa-apa cuma bawa underwear ganti ajaΒ haahahhaha πŸ˜†

img_7781

Pertama tiba di tempat latihan, kita dipinjamkan baju ganti alias undergarment khusus untuk latihan, dan handuk kecil. Bahannya mirip kaos biasa sih gak tebel-tebel amat dan sangat lentur. Setelah ganti, kita akan diukur dulu massa tubuh dan parameter lain-lainnya seperti Body Mass Index, Fat content, Protein content, dan lain-lain deh banyak banget. Hasilnya nanti akan diprint out dan akan dijelaskan oleh mas Trainernya. Latihannya secara garis besar dibagi tiga session yaitu : Pengenalan, Latihan Inti, dan relaksasi. Harus pake sepatu gak sih? Kalau kemarin daku sih nggak pakai karena menurut info mas Trainernya senyamannya mbaknya ajah,,,

img_7779

Pengukuran Massa Tubuh (diperagakan oleh model :P)

Pada saat pengenalan, equipment khusus semacam vest *yang ada kabel-kabelnya ituh* dipakaikan terlebih dahulu oleh trainernya. Vestnya itu kudu disemprot-semprot air *entah apa maksudnya*. Mungkin biar setrumannya nampul ya *teori macam apa itu* πŸ˜† Selain vest di bagian body, dipakaikan juga alatnya di paha, pinggang dan lengan. Lalu EMSnya dinyalakan, dan Trainernya menjelaskan kalau stimulasi berupa listrik akan diberikan secara bertahap dan spesifik di setiap bagian tubuh kita yang dipasangi alat, namun intensitasnya disesuaikan dengan kemampuan tubuh kita menerima stimulasi tersebut. Secara sini baru pertama kali disetrum-setrum gitu ya, kayanya ada kali beberapa kali bilang ‘sudah cukup mas!’ sambil sedikit histeria lebay gitu. Lha gimana, wong baru pertama kali haahahahhaha… Stimulasi diberikan bertahap dari mulai paha, bokong, pinggang belakang, punggung, perut, dan lengan. Saat stimulasi diberikan, otot kita akan berkontraksi, sehingga stimulus ini bisa dibilang merupakan beban yang diberikan pada otot kita. Nah saat kita melakukan gerakan ringan, dengan adanya stimulasi ini, gerakan ringan tersebut sama sekali tidak ringan karena itu tadi, otot kita sudah distimulasi oleh beban jadi berasa work out kita double gitu deh impactnya.

img_7782

Latihan inti pada saat first trial dilakukan selama 10 menit (untuk session kedua info dari Trainernya meningkat jadi 20 menit). Apaaa cuma 10 menit?? Iya, 10 minutes in hell lebih tepatnya -_____- Jadi, si EMS ini nggak terus menerus memberikan stimulus pada saat kita latihan, namun cara kerjanya adalah 4 detik action dan 4 detik rest. Begitu terus selama 10 menit. Sehingga saat 4 detik action itulah kita memaksimalkan gerakan di otot-otot yang menjadi focus latihan, lalu rest selama 4 detik. Yaoloh, ternyata capek juga euy. Saya paling gak tahan waktu fokus di bagian perut, soalnya jadi tertekan kenceng gitu, dan kalau perut lagi full abis makan kayanya bisa muntah deh -___-

img_7790

img_7785

Emak sibuk laithan, bocah sibuk mainan gantungan baju -__-‘

Terakhir adalah relaksasi, nah kita nggak harus ngapa-ngapain nih. Bisa duduk selonjoran pokoknya santai santai aja. Tapi stimulus tetap diberikan dengan intensitas yang nggak seberat waktu latihan inti tadi. So far cukup keringetan banget dan beneran berasa kaya abis ngegym sejaman gitu deh. Yeah, walaupun saya udah lama nggak ngegym, tapi dulu pernah dan masih inget rasanya hahahahaha..

So, 20Fit ini jadi gimana? recommended atau nggak? Menurut daku sih recommended banget ya! Bagi kalian yang memiliki cukup budget dan ternyata nggak punya waktu banyak untuk berolahraga, latihan ini sungguh sangat menghemat waktu. Walau cuman sebentar, cukup menyiksa ya πŸ˜† Ohya, hasil cek massa tubuh di awal datang akan dijelaskan oleh personal trainer kita, dan kita bisa konsultasi apa saja yang ingin dicapai sehingga latihan kita selanjutnya bisa difokuskan pada tujuan kita masing-masing. Jadi ini memang sangat personal ya.

Okeh, jadi untuk daku sendiri apa sih Pe-eRnya?? Hmm, untuk BMI, daku masih masuk ke normal, dengan berat 48,4 kg dan tinggi 157cm. Namuuuuuuun, daku masih ada kelebihan Fat alias lemak sebanyak 5 kg-an yang fokusnya berada di perut! *demmm* Gak bisa boong banget nih alatnya. Sama daku masih kurang protein sekitar 8 kg-an, karena disinyalir daku masih under nih untuk protein dan juga massa otot. Jadi harus mengoper lemak ke protein untuk makanan ototnya dan juga workout untuk meningkatkan massa otot. Disuruh olahraga rutin karena jumlah kalori terbakar saat daku nggak ngapa-ngapain masih under alias nggak normal, ini yang mengindikasikan kalau badan kita suka lemes, loyo, lemah letih lesu endebra endebrey endebrey,,, Ih bener banget ye. Daku memang jarang alias kagak pernah olahraga karena waktunya abis buat kerja doang dan nonton korea. DOH. Ahlesyan.

Teman-teman yang masih penasaran bisa mengunjungi websitenya langsung untuk informasi lebih lanjut, di situ juga ada cabang-cabangnya jadi bisa sekalian cek yang lokasinya terdekat dengan kalian. Customer servicenya ini asik banget loh bisa via whatsapp untuk membuat appointment atau sekedar bertanya seputar 20Fit. Cocok banget sama kita yang mungkin cibux banget nggak punya waktu untuk nelpon-nelpon atau bahkan baca-baca informasi di webnya hahahah..

Jadi, daripada penasaran yuks langsung aja ke 20Fit terdekat dan rasain deh sensasi ngegym dengan smart effort ala 20Fit!

Advertisements