My Favourite Type of Online Shop

istockphoto_12040453-little-happy-girl-chatting-online-in-internet-with-computer-cartoon

Catatan : Online Shop yang kumaksud di sini adalah toko yang jualannya lewat internet. Bisa yang udah punya webstore sendiri, jualan di twitter, facebook, dan yang paling heitz sekarang yaitu jualan lewat instagram. Definisi ini menurutku sendiri loh ya, jika ada definisi lainnya boleh-boleh aja.

Sesungguhnyalah perempuan itu nggak bisa jauh-jauh dari yang namanya belanja. Karena hidup ini nggak bisa lepas dari urusan beli-beli. *halah* Kalau dulu yang namanya beli-beli harus pergi keluar rumah untuk pergi ke tokonya, saat ini hampir semua bisa dibeli sambil tiduran. Alias beli lewat internet. Bahkan, kalau daku nggak tau harus beli di mana suatu barang, yang pertama dilakukan adalah browsing dulu di internet. Rasanya udah semakin banyak orang yang melakukan hal ini yah. Jadi bahasan ini mungkin rada basi 😆 *biarin*

Anyway, daku cuma pengen share tipe-tipe online shop favorit daku. Jadi daku suka online shop yang :

1. Punya webstore sendiri dengan tampilan dan sistem yang memudahkan.
Tampilan webstorenya harus clean, nggak terlalu banyak gambar-gambar yang nggak perlu. Yang paling penting nggak susah dibukanya dan gampang sistem pembeliannya. Tinggal klik-klik beberapa kali (plus isi form pembelian), langsung dapet email confirmasi (kadang ada juga yang lewat sms), beres.

2. Bisa dihubungi via SMS/Whatsapp/Line, lebih bagus lagi responnya cepet.
Entah kenapa daku seneng online shop yang bisa dihubungi via japri gini. Terlebih nanya stok barang atau hal-hal lain terkait barang yang dijual. Kadang kan kalo kita nanya lewat email (misalnya untuk webstore) suka lama dibalesnya. Jadi lebih enak lewat SMS/WhatsApp/Line 😆

3. Gambar yang dijual itu foto penampakan asli barangnya.
Yah, what you see is what you got. Lebih puaslah kalo udah liat penampakan asli barangnya dulu ya.

4. Bisa book/keep minimal 2 x 24 jam.
Ya kan kita kadang suka pas sibuk, atau misalnya hari itu kelupaan mau bayar. Tapi kalo book 2×24 jam masih lumayan lah ada jeda waktu agak lama. Paling gak suka kalo book itu 1×24 jam 😐

5. Memberikan dimensi ukuran barang dengan jelas
Berlaku untuk baju, sepatu, tas misalnya. Jadi kita bisa ngebayangin ukurannya, ya paling tidak mendekatilah. Ini untuk meminimalisir kekecewaan akibat barang nggak cukup/nggak sesuai ukuran kita.

Kalau temen-temen gimana? boleh lho dishare kesukaannya seperti apa ^_^

Sekian, dan terima endorsement untuk online shop 😆 😆

Advertisement